Segementasi Pemasaran Usaha Kecil Menengah (UKM)

Segmentasi pasar adalah sebuah metode bagaimana memandang pasar secara kreatif. Kita perlu secara kreatif mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang yang muncul di pasar. Segmentasi pasar sangatlah penting di dalam bisnis dan pemasaran. Walaupun kita tidak boleh mengiris-iris pasar terlalu kecil, segmentasi pasar tetaplah suatu hal yang harus dipelajari dalam membangun usaha.

Segementasi Pemasaran Usaha Kecil Menengah (UKM)

Peranan segmentasi dalam marketing :

  • Memungkinkan kita untuk lebih fokus masuk ke pasar sesuai keunggulan kompetitif perusahaan kita.
  • Mendapatkan input mengenai peta kompetisi dan posisi kita di pasar.
  • Merupakan basis bagi kita untuk mempersiapkan strategi marketing kita selanjutnya.
  • Faktor kunci mengalahkan pesaing dengan memandang pasar dari sudut unik dan cara yang berbeda.

Cara-cara dalam memandang suatu pasar :

Static attribute segmentation.

Cara memandang pasar berdasarkan geografis dan demografi. Geografis berarti kita melihat pasar berdasarkan wilayah (negara, kawasan, propinsi, kota). Demografi berati kita melihat pasar berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan, agama,dan pendidikan.


Dinamic attribute segmentation.

Cara memandang pasar berdasarkan sifat-sifat dinamis yang mencerminkan karakter pelanggan. Segmentasi ini melihat pasar berdasarkan psikografis dan perilaku. Psikografi meliputi lifestyle, kepribadian. Perilaku berupa sikap, penggunaan, dan respon pelanggan terhadap produk.

Demografi, psikografi dan pasar relung :

Demografi. Ini merujuk data statistik penduduk, termasuk pendapatan, rata-rata umur, dan pendidikan. Kalau menurut Hermawan, demografi ini termasuk dalam Static Attribute Segmentation, atau cara memandang pasar berdasarkan geografis dan demografi. Geografis berarti kita melihat pasar berdasarkan wilayah (negara, kawasan, propinsi, kota). Sedangkan demografi berati kita melihat pasar berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan, agama dan pendidikan.

Psikografi. Psikografi adalah menggunakan demografi dalam menentukan perilaku dan selera segmen tertentu suatu populasi. Psikografi mengkaji gaya hidup seperti kemana mereka berlibur, kemana mereka berbelanja, bagaimana mereka membelanjakan uang ekstra, olahraga apa yang mereka tonton, dan masih banyak lagi yang lain. Kalau menurut Hermawan (lagi), psikografi termasuk dalam Dynamic Attribute Segmentation, atau cara memandang pasar berdasarkan sifat-sifat dinamis yang mencerminkan karakter pelanggan. Segmentasi ini melihat pasar berdasarkan psikografis dan perilaku. Psikografi meliputi lifestyle atau kepribadian seperti yang saya sebutkan diatas. Perilaku berupa sikap, penggunaan dan respon pelanggan terhadap produk.

Pasar relung. Ada segmen kecil dari populasi yang memiliki kesamaan karekteristik, kepentingan, kebiasaan berbelanja dan sebagainya.

Segmentasi Pemasaran Usaha Kecil Menengah (UKM)

Dalam memasarkan UKM kita pun bisa menerapkan segmentasi pasar. Kita bisa memulai analisis bagaimana sumber daya kita dan siapa target pasar kita terlebih dahulu. Dengan menempatkan upaya sales dan marketing pada ceruk pasar yang tepat, membuat Anda lebih produktif dan tidak membuang waktu dan energi Anda.

Sebagai contoh, memasarkan produk ukiran tentu berbeda dengan makanan, setiap produk yang kita tawarkan memiliki keunikan. Produk ukiran ataupun kerajinan munkin akan lebih efektif jika kita pasarkan di tempat-tempat yang banyak dikunjungi turis asing. Bila produk Anda makanan, coba dicari keunggulan apa yang Anda miliki ketimbang produk kemasan perusahaan besar, apakah itu dari segi harga, rasa dsb.

Pemasaran usaha kecil dan besar yang berbeda

Jika Anda seperti kebanyakan pengusaha kecil dimana anggaran pemasaran Anda terbatas. Cara yang paling efektif untuk memasarkan usaha kecil adalah dengan menciptakan program yang menggabungkan antara aktivitas sales dengan rencana marketing Anda. Kegiatan sales tidak hanya menghemat biaya marketing tapi juga meningkatkan nilai melalui interaksi dengan prospek dan klien Anda. Interaksi ini akan menjadikan riset Anda yang tidak ternilai.

Usaha kecil biasanya memiliki anggaran marketing yang terbatas. Apakah ini berarti Anda tidak bisa bersaing dengan perusahaan besar? Tentu saja tidak. Anda tidak bisa bertempur di iklan televise misalnya. Ini artinya Anda harus berpikir sedikit lebih kreatif. Bagaimana jika melakukan promosi dengan melakukan salah satu hal berikut:

  1. Mengundang vendor atau rekan dan meminta mereka untuk berpartisipasi dalam ‘co-op advertising’.
  2. Luangkan waktu untuk mengirimkan referal pada pelanggan Anda dan insentif pembelian.
  3. Pernahkan Anda terpikir untuk mengenalkan diri Anda di media? Publisitas gratis berpotensi melejitkan usaha Anda. Dengan melakukan ini Anda memposisikan diri sebagai ahli dibidangnya
  4. Undang orang-orang disekitar tempat usaha untuk terlibat dalam sebuah acara. Apakah ada acara konser, dimana Anda bisa menjual tiketnya? Ini bisa menjadi sarana publisitas gratis di radio.

Ketika Anda mengeluarkan uang untuk marketing, jangan lupa untuk menciptakan cara untuk melacak kegiatan marketing tersebut. Anda bisa melakukannya dengan meng-coding iklan Anda, menggunakan beberapa telepon bebas pulsa, dan bertanya pada prospek darimana mereka mengetahui Anda. Ini memungkinkan Anda tahu jika strategi marketing tidak berjalan. Anda bisa menggantinya dengan cepat dengan pilihan atau metode yang lebih baik.

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *