Penyebab Kanker Rahim Dan Cara Mengobatinya

By Admin | kesehatan

penyebab kanker rahim dan cara mengobatinya.

Penyebab kanker rahim tidak diketahui secara pasti. Namun, tampaknya penyakit ini melibatkan peningkatan kadar estrogen. Salah satu fungsi estrogen yang normal adalah merangsang pembentukan lapisan epital pada rahim. Sejumlah besar estrogen yang disuntikan kepada hewan percobaan di laboratorium menyebabkan hyperplasia endometrium dan kanker.

Meskipun demikian, ada beberapa faktor risiko yang membuat seseorang rentan terkena kanker rahim, yaitu:


a. Faktor usia.

b. Kanker uterus, terutama yang menyerang wanita berusia 50 tahun keatas.

c. Terapi Sulih Hormon (THS).

THS dapat digunakan untuk mengatasi gejala-gejala menopause, mencegah osteoporosis, serta mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Wanita yang mengkonsumsi estrogen tanpa progesteron memiliki risiko yang lebih tinggi. Sehingga salah satunya dapat menjadi penyebab kanker rahim.

d. Hiperplasia endometrium.

e. Obesitas

Tubuh memproduksi sebagian estrogen di dalam jaringan lemak sehingga wanita yang gemuk memiliki kadar estrogen lebih tinggi. Tingginya kadar estrogen merupakan penyebab meningkatnya risiko kanker rahim pada wanita yang mengalami obesitas.

f. Menderita diabetes.

g. Menderita hipertensi.

h. Tamoksifen (obat pencegah kanker payudara).

i. Ras

Pada dasarnya, kanker rahim lebih sering ditemukan pada wanita berkulit putih ketimbang cokelat.

j. Kanker kolorektal.

k. Polip endometrium.

l. Tidak mempunyai anak.

m. Penyakit ovarium polikista.

n. Kemandulan.

o. Menopause setelah berusia 52 tahun.

p. Menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun.

Adapun cara mengobati kanker rahim dapat dilakukan dengan tiga cara, diantaranya:

1. Pembedahan

Jika ditemukan sel-sel kanker di sekitar kelenjar getah bening, maka kelenjar getah bening tersebut harus diangkat. Apabila sel kanker telah ditemukan di dalam kelenjar getah bening, kemungkinan kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Jika sel kanker belum menyebar keluar endometrium,penderita tidah perlu menjalani pengobatan lainnya.

2. Terapi penyinaran

Terapi ini berguna membunuh sel-sel kanker yang berada dalam tubuh tertentu. Penyinaran dapat dilakukan sebelum pembedahan untuk memperkecil ukuran kanker. Namun, bisa juga digunakan setelah proses pembedahan guna membunuh sel-sel kanker yang tersisa.

3. Terapi hormone.

Terapi hormone merupakan terapi sistemik lantaran bisa mempengaruhi sel-sel diseluruh tubuh. Biasanya, terapi ini menggunakan pil progesterone. Terapi ini dapat dilakukan jika penderita kanker rahim mengalami kondisi-kondisi berikut:

• Kanker telah menyebar ke paru-paru atau organ tubuh lainnya.

• Kanker rahimnya kembali kambuh.

• Penderita tidak mungkin menjalani pembedahan ataupun terapi penyinaran.

Dengan mengetahui beberapa penyebab kanker rahim dan cara mengobatinya seperti yang telah dijelaskan diatas, maka tidak ada salahnya agar berusaha selalu menjaga kesehatan, karena dampaknya sangat fatal jika sudah menderita penyakit ini, dan bagi yang sedang menjalani pengobatan, semoga lekas sembuh!


Related Pos :