Pengertian syirik dan macam-macamnya

By Admin | pengertian

Dalam bahasa Arab syirik berarti menyertai. Sedangkan menurut istilah syirik yaitu suatu perbuatan yang menyekutukan Allah atau menyamakan Allah dengan selainnya dalam hal yang berhubungan dengan kekhususan Allah, seperti menyembah selain Allah, yaitu menyembah patung-patung, batu, manusia, matahari, bulan, pohon dan berdoa kepada selain Allah, dan sebagainya.
Allah berfirman dalam Q.S. Yunus ayat 18 yang berbunyi: “Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudaratan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan, dan mereka berkata: “mereka itu adalah pemberi syafa’at kepada kami disisi Allah”. Katakanlah: “apakah kamu mengabarkan kepada Allah apa yang tidak diketahui –Nya baik dilangit dan tidak (pula) dibumi?”, Maha Suci Allah dan Maha tinggi dan apa yang mereka mempersatukan (itu)”.
Oleh sebab itu bagi mereka yang menyembah kepada selain Allah, berarti mereka telah meletakkan ibadah tidak pada tempatnya dan memberikannya kepada yang tidak berhak, dan hal itu merupakan bentuk dari kezhaliman yang paling besar. Allah berfirman:
Artinya: “ Dan (ingatlah) ketika luqman berkata kepada anaknya, diwaktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”. (Q.S. Luqman: 13).
Allah tidak akan mengampuni mereka-mereka yang berbuat musyrik, jika sampai akhir hayatnya masih berbuat kemusyrikan dan Allah juga akan mengharamkan bagi mereka untuk masuk syurga.
Syirik terbagi menjadi dua macam, diantaranya:
1. Syirik Besar
Syirik besar adalah memalingkan suatu bentuk ibadah kepada selain Allah, seperti berdoa kepada selain Allah, mengharapkan sesuatu kepada selain Allah, meyakini bahwa orang mati, jin, setan dan benda-benda lainnya bisa mendatangkan manfaat dan kemudharatan dalam hidupnya. Jika seseorang telah berada dalam syirik besar ini, maka dapat dipastikan neraka baginya kecuali dia bertobat kepada Allah.
Macam-macam syirik besar:
a) Syirik dalam berdoa, yaitu berdoa kepada selain Allah.
b) Syirik dalam ketatan, yaitu menaati selain Allah dalam hal maksiat kepada Allah.
c) Menyembelih (kurban) untuk selain Allah.
d) Bernazar untuk selain Allah.
e) Meminta dipenuhi kebutuhan kepada orang yang sudah meninggal.
f) Memohon perlindungan dan penjagaan kepada selain Allah.
2. Syirik Kecil
Syirik kecil adalah menyamakan sesuatu selain Allah dengan Allah dalam bentuk perkataan dan perbuatan baik yang diucapkan maupun yang tersembunyi. Syirik kecil tidak menjadikan pelakunya keluar dari Islam, tetapi mengurangi kesempurnaan tauhid, termasuk dosa besar dan merupakan wasilah (perantara) kepada syirik besar.
Adapun syirik kecil dibagi menjadi dua macam:
a) Syirik Zahir (nyata)
Yaitu syirik kecil yang dalam bentuk ucapan dan perbuatan. Contohnya dalam bentuk ucapan bersumpah dengan nama selain Allah. Sedangkan dalam bentuk perbuatan seperti memakai jimat.
b) Syirik Khafi (tersembunyi)
Syirik ini biasanya berada dalam hal keinginan dan niat. Seperti, riya dalam mengerjakan amalan.

Related Pos :