Pengertian Shalat Witir dan Hukumnya

By Admin | pengertian

pengertian shalat witir dan hukumnya

Pengertian shalat witir menurut bahasa berasal dari kata wa-ta-ra, yang berarti ganjil, seperti satu, tiga, lima, dan tujuh.

“Dan yang genap dan yang ganjil.” (Q.S. Al-Fajr, 89: 3)


“Sesungguhnya Rasulullah bersabda: “Shalat maghrib adalah ganjilnya (shalat pada waktu) siang hari maka ganjilkanlah shalat pada malam hari.”” (H.R. Thabrani)

Menurut syari’at, pengertian shalat witir adalah shalat tertentu yang dikerjakan antara waktu shalat Isya dan shalat subuh sebagai penutup shalat malam.

Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya Allah telah memberikan kalian tambahan shalat, yaitu shalat witir, maka shalat witirlah kalian antara waktu shalat isya hingga waktu shalat subuh.” (H.R. Ahmad)

Adapun hukum dalam mengerjakan shalat Witir yaitu sunnah Muakkadah (sangat ditekankan), karena banyaknya dalil yang memerintahkan dan menganjurkan agar umat Islam untuk mengerjakannya. oleh karena itu, shalat witir merupakan sunnah Rasulullah Saw , kebiasaan orang-orang sholeh, dan merupakan ibadah sunnah yang sangat ditekankan.

“Shalat witir merupakan hak bagi setiap orang muslim. Oleh karena itu, barang siapa ingin mengerjakan shalat witir lima raka’at, hendaklah dia mengerjakannya. Barangsiapa ingin mengerjakan tiga rakaat, hendaklah dia mengerjakannya. Dan, barangsiapa ingin mengerjakan satu rakaat, hendaklah dia mengerjakannya.” (H.R. Abu Daud)

Shalat witir merupakan salah satu shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari yang dikerjakan antara sesudah shalat isya dan sebelum shalat subuh dan shalat malam adalah shalat yang paling utama setelah shalat wajib, sebagaimana sabda Rasulullah Saw:

“Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (H.R. Muslim).

Sesungguhnya shalat witir memiliki keutamaan yang besar dan memiliki urgensi yang besar pula. Sangat urgennya shalat witir, bahkan Rasulullah Saw yang tidak memiliki dosa pun tidak pernah meninggalkan shalat witir, baik ketika beliau sedang berada dirumah maupun ketika beliau sedang bepergian.

keutamaan shalat witir didasarkan pada hadist Kharijah bin Khudzafah Al-Adawi, dia bercerita, “Rasulullah Saw pernah keluar menemui kami dan bersabda: “Sesungguhnya Allah Yang Mahamulia lagi Mahaperkasa telah membekali kalian dengan satu shalat, dimana dia lebih baik bagi kalian daripada binatang yang paling bagus, yaitu shalat witir. Dan, Dia menjadikannya untuk kalian antara shalat isya sampai terbit fajar.”” (H.R. Abu Daud).

Related Pos :