Pengertian diskriminasi dalam sosial

By Admin | pengertian

Kata diskriminasi berasal dari bahasa Belanda “discriminate” yang artinya pemisahan atau perbedaan.

Mengacu kepada undang-undang republik Indonesia No.39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia Bab 1 Pasal 1, dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan diskriminasi adalah setiap pembatasan, pelecehan atau pengucilan yang langsung ataupun tidak langsung didasarkan pada pembedaan manusia atas alasan agama, suku, ras, etnik, kelompok, golongan, status ekonomi, jenis kelamin, bahasa, keyakinan, politik, , yang berakibat pengurangan, penyimpangan atau penghapusan pengakuan, pelaksanaan, atau penggunaan hak asasi manusia dan kebebasan dalam kehidupan, baik individual maupun kolektif dalam bidang politik, ekonomi, hukum, social, budaya, dan aspek kehidupan lainnya.

vmnn


Allah memerintahkan Muslim/Muslimah untuk selalu berlaku adil, tidak membedakan perlakuan meskipun terhadap kerabat (lihat Q.S. Al-An’am, 6: 152), begitu juga kepada orang yang tidak kita sukai; karena berlaku adil itu lebih dekat kepada takwa (lihat Q.S. Al-Maidah, 5: 8).

Diskriminasi adalah perbuatan dzalim dan tercela karena akan mendatangkan kerugian kepada orang yang diperlakukan diskriminatif. Sang pelaku sendiri juga akan mendapat azab Allah, karena Allah tidak menyukai orang-orang yang dzalim.

Diskriminasi bisa terdapat dalam kehidupan berkeluarga, bertetangga, bermasyarakat, dan bernegara.

• Orang tua yang membeda-bedakan perlakuan terhadap anak-anaknya adalah contoh prilaku diskriminasi dalam keluarga. Misalnya anak perempuan tidak disekolahkan karena dianggap tidak perlu, padahal orang tua mampu dan si anak juga ingin sekolah. Dalam Undang-Undang dalam Hak Asasi Manusia bagian 10, Hak Anak Pasal 52 ayat 1 dikemukakan bahwa setiap anak berhak atas perlindungan oleh orangtuanya, keluarga, masyarakat, dan Negara.

• Islam mengajarkan agar dalam berkehidupan bernegara, antara satu tetangga dengan tetangga yang lainnya saling menghormati dan saling menghargai, tanpa membedakan suku bangsa, agama, status sosial, dan sebagainya. Karena itu, orang yang berlaku baik terhadap tetangga dengan criteria tertentu telah berprilaku diskriminatif.

• Dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, perilaku diskriminasi itu misalnya jika pemerintah hanya melindungi golongan tertentu. Padahal pemerintah wajib melindungi seluruh rakyatnya tanpa terkecuali.

 

 

Dikutip dari: buku karangan Syamsuri yang berjudul PendidikanAgama Islam Untuk SMA Kelas x. Penerbit Erlangga. Hal. 132-133.


Related Pos :