Pengertian dan Teori Transfer Belajar Menurut Para Ahli

By Admin | pengetahuan

pengertian dan teori transfer belajar menurut para ahli

Transfer belajar adalah sebuah frase yang terdiri dari kata transfer dan belajar. Transfer itu sendiri adalah kata pungut dari bahasa inggris yaitu transfer yang berarti pergantian, serah terima atau pemindahan. Pengertian Belajar sebagaimana telah diketahui adalah serangkaian kegiatan jiwa raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya yang menyangkut kognitif, afektif dan psikomotor.

Dalam psikologi transfer belajar atau transfer of learning merupakan istilah yang sudah baku dan mashur. Pembahasan masalah transfer belajar yang ditinjau dari segi bahasa seperti disebutkan diatas cenderung kurang mengundang perdebatan diantara para ahli psikologi. Kecuali bila pembahasannya diarahkan pada masalah konsep yang memberikan batasan tentang transfer belajar sebagai suatu teori, maka terdapatlah perbedaan rumusan pengertian Transfer belajar menurut para ahli psikologi yaitu sebagai berikut:


Pengertian Transfer Belajar Menurut Para Ahli

1. Menurut Alice Crow trasnfer belajar adalah the process of carrying over habits of thinking, know-ledge, or skill from one learning area to another.

2. Menurut Herbert sorenson dalam bukunya psychology in Education menyatakan bahwa transfer belajar adalah the process by which something learned in one situation is used in another.

3. Sementara William Clark Traw mengatakan bahwa Transfer in the name for the fact that the experience of learning in one situation influences learning and ferformance in other situation.

4. Menurut Slameto pengertian transfer belajar adalah pengaruh hasil belajar yang telah diperoleh pada waktu yang lalu terhadap proses dan hasil belajar yang dilakukan kemudian.

5. Menurut Muhibbin Syah definisi transfer belajar adalah transfer belajar terjadi bila pengetahuan dan keterampilan anak didik sebagai hasil belajar pada masa lalu seringkali mempengaruhi proses belajar yang sedang dialaminya sekarang.

6. Menurut W.S Winkel dalam bukunya “Psikologi Pengajaran” bahwa transfer belajar berasal dari bahasa inggris “transfer of learning” atau “transfer of training” yang berarti pemindahan atau pengalihan hasil belajar yang diperoleh dari bidang studi yang satu ke bidang studi yang lain atau ke kehidupan sehari-hari di luar lingkup pendidikan sekolah.

Dari beberapa rumusan pengertian transfer belajar yang diajukan oleh para ahli diatas, meskipun terdapat perbedaan dalam susunan kata-kata dan kalimat, namun intinya sama yaitu “pemindahan”. Pemindahan disini jangan dikonotasikan sebagai hilangnya suatu kemampuan atau keterampilan yang sudah dimiliki pada masa lalu, karena diganti dengan kemampuan atau keterampilan yang baru pada masa sekarang. Agar tidak terjadi kesalahan persepsi, definisi transfer belajar diatas harus dipahami sebagai pemindahan pengaruh atau pengaruh kemampuan atau keterampilan melakukan sesuatu yang dikuasai terhadap kemampuan melakukan sesuatu yang lain yang akan dikuasai.

Bebeapa Teori Transfer Belajar

Teori transfer belajar adalah pemikiran atau pendapat mengenai bagaimana transfer belajar itu sendiri. Adapun Teori-teori transfer belajar yaitu sebagai berikut:

1. Teori Disiplin Ilmu Formal
Teori ini didasari oleh ilmu jiwa daya. Menurut teori ilmu jiwa itu tersusun dari beberapa macam daya (misalnya pikiran, ingatan, perasaan dan lain sebagainya). Masing-masing daya itu dapat diperbaiki melalui latihan-latihan. Suatu daya jika sudah baik karena latihan-latihan maka daya-daya itu akan baik dalam menghadapi situasi-situasi baru. Latihan-latihan yang dikehendaki untuk melatih daya itu diusahakan benar-benar disiplin.

Teori belajar menurut psikologi daya dikenal paralel dengan teori transfer belajarnya. Teori transfer belajar menurut psikologi daya adalah bahwa baiknya setiap fungsi sebagai akibat mempelajari bahan tertentu akan tertransfer dalam mempelajari bahan apa pun juga tidak ada hubungannya dengan bahan latihan itu. Fungsi pikiran misalnya akan menjadi baik dalam melakukan fungsinya jika dilatih dengan bahan yang berupa pelajaran matematika (ilmu pasti). Fungsi jasmaniah seperti kekuatan otot, dapat dilatih terus-menerus sehingga menjadi lebih kuat dan mampu mengangkat benda yang berat seperti besi, batu, kayu, bahan bangunan dan sebagainya.

2. Teori Komponen-komponen Identik
Teori Identical Element and Identical Components mempunyai pendapat yang sama dalam memandang transfer belajar. Menurut teori ini transfer terjadi jika antara situasi yang lalu atau hasil belajar yang lalu dengan situasi yang dihadapi atau bahan pelajaran yang dihadapi terdapat aspek-aspek yang sama. Dengan kata lain, transfer terjadi hanya bila kedua peristiwa belajar itu terdapat unsur-unsur yang identik (sama). Komponen-komponen yang terlibat dalam proses belajar itu tidak terbatas pada bahan pengajaran tetapi termasuk juga hal-hal seperti metode belajar mengajar, sikap dan berbagai kemampuan khusu yang dimiliki oleh anak didik.

3. Teori Generalisasi
Pandangan ini dikemukakan oleh Charles Judd (1873-1946) yang berpendapat bahwa transfer belajar lebih berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk menangkap struktur pokok, pola, dan prinsip-prinsip umum. Apabila anak didik mampu mengembangkan konsep, kaidah, prinsip dan siasat-siasat untuk memecahkan persoalan, anak didik itu mempunyai bekal yang dapat ditransferkan ke bidang-bidang lain di luar studi, dimana konsep, kaidah, prinsip dan siasat mula-mula diperoleh.

Anak didik itu mampu mengadakan generalisasi yaitu menangkap ciri-ciri atau sifat-sifat umum yang terdapat dalam sejumlah hal yang khusus. Generalisasi semacam itu sudah terjadi bila anak didik membentuk konsep, kaidah, prinsip (kemahiran intelektual) dan siasat-siasat memecahkan problem atau masalah (pengaturan kegiatan kognitif).

Jadi, kesamaan antara dua generalisasi ini menekankan pada prinsip-prinsip umum yang menunjukan pola kesamaan yang universal, merupakan ide umum yang terbentuk melalui proses mental. Oleh karena itu, menurut Sorenson bahwa transfer occurs when a person learns a principle or idea in one situation an then is able to apply it in another situation. penguasaan pola S-P-O-K dalam bidang studi bahasa indonesia misalnya dapat digunakan untuk mempermudah mempelajari bidang studi bahasa inggris. Karena bidang studi bahasa inggris juga mempunyai struktur yang pada prinsipnya sama (yaitu subject, verb, object, and adverb) dalam bahasa indonesia.

Ya, itulah beberapa pengertian dan teori transfer belajar menurut para ahli psikologi yang kami ambil dari Buku : Drs. Syaiful Bahri Djamarah, M.Ag, 2011. Psikologi Belajar Edisi II. Jakarta : Rineka Cipta.

tags: , , ,

Related Pos :