Langkah-Langkah Memulai Usaha Catering Bagi Pemula

Siapa yang tidak mengenal istilah “Catering”? Hampir semua acara yang mengundang tamu dalam jumlah banyak, memakai jasa catering. Bagi kalangan ibu-ibu yang memiliki hobi memasak dan ingin mencoba berbisnis dari rumah, usaha catering menjadi sebuah alternatif bisnis yang ideal dan pas bagi mereka.

Langkah-Langkah Memulai Usaha Catering Bagi Pemula

Pengelola catering tidak harus meninggalkan rumah dan urusan rumah tangga, sehingga mereka masih bisa mengontrol suami dan anak-anak mereka. Mereka dapat menggaji karyawan dan mereka hanya perlu memasak dan mengontrol bisnis cateringnya. Berbekal pengetahuan memasak yang memadai dan mengerti selera konsumen, sebuah bisnis catering dapat dimulai.


Langkah-Langkah Memulai Usaha Catering

Bagi anda yang tertarik untuk membuka usaha catering, Berikut ada beberapa langkah untuk memulai usaha catering yang perlu anda ketahui:

1. Idealnya Anda menyukai dunia masak memasak

Dengan memiliki hobi memasak, semangat kita dalam menjalani bisnis ini tidak akan mudah padam terutama jika keadaan kurang seperti yang diharapkan, seperti bisnis cateringnya sedang mengalami kendala, sedang sepi pelanggan, dll. Kita pasti tidak akan patah semangat dan selalu berusaha bangkit karena kita ingin bisnis catering kita terus maju. Melakukan sesuatu dengan senang hati adalah salah satu kunci keberhasilan berbisnis.

2. Persiapkan tempat tersendiri

Dalam mengelola bisnis catering rumahan, kita memerlukan ruang khusus untuk memasak pesanan makanan dalam jumlah besar. Memasak untuk pesanan tentunya akan memakan banyak ruang sehingga kemungkinan besar dapur kita tidak akan mencukupi. Oleh karena itu persiapkan ruangan tersendiri untuk mengelola dapur kerja catering kita sendiri. Baca juga: Strategi Mendirikan Bisnis Kuliner Secara Online

3. Modal untuk membeli bahan-bahan makanan dan peralatan memasak

Hal ini memang merupakan sebuah keharusan untuk dipikirkan. Terkadang peralatan memasak untuk catering juga berbeda dari peralatan memasak rumah tangga biasa, yakni ukurannya yang jauh lebih besar daripada peralatan masak rumahan, sehingga lebih muat banyak. Untuk beberapa saat, menggunakan peralatan memasak yang kita miliki di dapur rumah sudah mencukupi tetapi begitu omset bertambah, tentunya kita harus membeli peralatan yang lebih representatif untuk bisnis catering kita sehingga bisa memenuhi pesanan dengan lebih efisien.

4. Perkaya pengetahuan kuliner

Sebelum kita terjun ke dunia catering, tentunya kita harus mempunyai wawasan kuliner yang beragam. Hal ini sangat penting sekali sebagai dasar berbisnis karena tanpa pengetahuan yang cukup, kita akan kurang maksimal dalam merespon keinginan konsumen. Tentunya dengan mempunyai wawasan kuliner yang luas, kita mempunyai pilihan beragam menu yang dapat ditawarkan kepada pelanggan.

5. Rekrutlah beberapa karyawan

Jika anggaran belum mengijinkan untuk mempekerjakan karyawan, cobalah meminta bantuan saudara dekat atau tetangga yang memiliki banyak waktu senggang. Rekrutlah beberapa karyawan secukupnya, sesuai dengan porsi kebutuhan kita.

6. Mempunyai alamat kontak dan nomor telepon

Alamat kontak dan nomor telepon sangat perlu supaya kita dapat dihubungi kapan saja sehingga pelanggan bisa memesan tanpa harus kerepotan atau merasa kesulitan untuk menghubungi kita.

7. Menyediakan stok bahan baku

Kita harus menyediakan cadangan bahan baku masakan sebanyak kuang lebih minimal 20% dari pesanan sehingga tidak akan terjadi kekurangan persediaan bahan. Tentunya kita tidak ingin kalau bahan makanan yang kita pakai tidak mencukupi pesanan.

8. Buatlah beberapa pilihan menu yang beragam.

Susunlah menu yang akan dihidangkan sehingga kita bisa mempromosikannya dalam selebaran dan memperlihatkannya pada calon pelanggan yang berkunjung. Semakin banyak pilihan menu, pelanggan akan semakin tertarik untuk mencoba berbagai macam menu.

Tips Mempromosikan Usaha Catering

Berikut langkah-langkah marketing yang dapat digunakan untuk mempromosikan catering milik kita, yaitu:

1. Berikan kartu nama kepada pelanggan atau orang lain yang sekiranya akan menjadi pelanggan potensial.

2. Bangun hubungan yang harmonis dengan pelanggan yang sudah ada (existing customers) dan sebanyak mungkin orang.

3. Gunakan dunia maya sebagai sarana marketing. Miliki sebuah situs yang memuat deskripsi masakan yang kita jual, alamat surat elektronik, alamat jejaring sosial atau nama identitas di penyedia layanan chat (misal Yahoo Messenger), di mana dapat dihubungi calon pelanggan dengan lebih mudah. Jangan lupa sertakan harga dan cara membayarnya. Deskripsikan kelebihan masakan kita dengan memberikan gambar yang menarik selera.

4. Berikan potongan harga jika ada yang membeli dalam jumlah besar atau berulang kali. Pelanggan yang diberikan potongan diskon, tentunya akan tertarik untuk memesan kembali. Ini merupakan strategi yang jitu dalam mempertahankan pelanggan.

Tantangan dalam usaha catering

tentunya dalam setiap bisnis akan ada tantangannya. Begitu juga dalam menjalankan usaha catering ada beberapa tantangan yang mungkin dihadapi, yaitu:

  1. Jumlah makanan yang sebenarnya jarang bisa 100% tepat dengan perkiraan semula.
  2. Bahan makanan yang mudah menjadi basi akan menimbulkan kerugian.
  3. Mengingat budaya masyarakat kita yang sangat pemilih saat harus memilih kapan waktu yang tepat untuk mengadakan acara, bisnis katering pun mengalami musim-musimnya sendiri. Ada kalanya sangat ramai, ada kalanya sangat sepi. Fluktuasi ini wajar dan bisa diantisipasi dengan strategi jemput bola, terutama saat masa-masa sepi.

Itulah Langkah-Langkah Memulai Usaha Catering Bagi Pemula yang wajib anda ketahui. Semoga tips diatas bermanfaat terutama buat anda yang tertarik dengan bisnis tersebut. Salam sukses!

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *