Kisah Ted Turner, Miliarder Sukses yang Tak Punya Teman

Anda pasti tahu CNN sebuah situs berita yang sudah sangat terkenal di dunia. Bahkan kini CNN sudah sampai ke Indonesia. Namun, tahukah anda siapa pendirinya? yes, dia adalah Ted Turner seorang Miliarder Sukses yang Tak Punya banyak Teman.

Kisah Ted Turner, Miliarder Sukses yang Tak Punya Teman

Robert Edward “Ted” Turner III adalah seorang Amerika raja media massa dan filantropis. Lahir di Cincinnati, Ohio, Amerika, 19 November 1938 (usia 80 tahun). Ia terkenal sebagai pendiri TBS dan CNN, serta janjinya untuk menyumbangkan $1 miliar kepada PBB melalui Yayasan PBB miliknya.

Menjadi miliarder dengan kekayaan berlimpah ternyata tidak semudah dan seindah yang dibayangkan orang. Ted Turner, salah satu orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih $2.2 Miliar. Pendiri CNN ini mengungkapkan bagian tersulit menjadi orang kaya.

Sebagaimana dikutip dari laman Wikipedia, Kerajaan media Turner dimulai dengan bisnis billboard ayahnya yang diopernya ketika ia berusia 24 tahun setelah ayahnya bunuh diri. Bisnis billboard ini, Turner Outdoor Advertising, bernilai sekitar $1 juta ketika Turner mengopernya pada 1963.

Kemudian Pada tahun 1970 Ted Turner membeli sebuah stasiun UHF di Atlanta dan mulai membangun Turner Broadcasting System. Stasiun televisinya, Cable News Network (CNN) mengubah secara revolusioner media berita dan menjadi menonjol ketika meliput kecelakaan peluncuran pesawat ruang angkasa Challenger pada 1986 dan Perang Teluk Persia pada 1991.

Dengan menggunakan kerajaan medianya untuk publisitas, Turner mengubah tim bisbol Atlanta Braves menjadi sebuah waralaba populer secara nasional. Kemudian ia menyelenggarakan pertandingan olahraga amal Goodwill Games.

Kesukaan Turner untuk membuat pernyataan-pernyataan kontroversial membuat ia dijuluki “Mulut Selatan (Amerika).” Turner juga membuat berita karena pernikahannya yang banyak dipublikasikan dengan Jane Fonda serta perceraian mereka kemudian. Baca juga: Kisah Sukses Naveen Selvadurai Pendiri Foursquare

Selain sumbangan dermanya, Turner banyak mendukung gerakan campuran antara lingkungan hidup dan kapitalisme. ia memiliki tanah jauh lebih banyak dari orang Amerika manapun, dan menggunakan banyak dari tanahnya itu sebagai tempat peternakan untuk rencananya memopulerkan kembali daging bison, dan dalam proses tersebut ia mengumpulkan kawanan bison terbesar di seluruh dunia.

Sebagai orang yang sangat kaya, Namun ternyata ia tidak memiliki teman yang banyak. Meskipun memiliki jaringan dan koneksi yang luas, ia kesulitan mencari teman yang mengerti dan memahami serta menerimanya apa adanya.

“Bagian tersulit dari menjadi orang kaya adalah anda kesulitan untuk menemukan teman dan karyawan yang dapat anda percaya,”ujar Ted Turner seperti dikutip dari Business Insider.

Tidak hanya itu, kesulitan lain yang dialami oleh orang kaya menurut Turner adalah banyaknya kebutuhan. Setidaknya begitulah yang dirasakan oleh taipan media asal Amerika tersebut. Turner mengaku kalau masalah terbesar yang dihadapinya adalah ketika ia mencetak banyak uang.

“Setelah menjadi kaya, semua hal terlihat mudah. Lalu anda akan berusaha untuk memperbanyak uang anda melalui koneksi politik sosial yang anda punya.”kata Turner seperti dikutip dari buku “Billionaire: Reflection of the Crust”.

Kendati begitu, tampaknya Ted Turner tetap menikmati sebagai salah satu orang terkaya di dunia meski tidak mempunyai banyak teman. Terlebih, ia memiliki pengaruh yang kuat di masyarakat karena kekuatan media yang ia punyai.

Demikianlah ulasan mengenai Kisah Ted Turner, Miliarder Sukses pendiri CNN yang Tak Punya Teman. Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi kita semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *