Candi Prambanan, Mahakarya Sendratari Ramayana

Yogyakarta bukanlah kota yang diragukan potensi wisatanya. Mulai dari wisata alam berupa pegunungan ataupun pantai, hingga wisata pendidikan dan museum. Berbicara tentang wisata di Yogyakarta, tentulah nama Candi Prambanan sudah tak asing lagi bagi sebagian besar orang.

Candi Prambanan, Mahakarya Sendratari Ramayana

Candi Prambanan atau Candi Roro Jonggrang adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah.

Saat mengunjungi objek wisata candi prambanan, wisatawan tidak hanya akan disuguhkan bangunan candi yang menakjubkan. Wisatawan juga akan disuguhkan sebuah event pementasan Sendratari Ramayana. Anda tentu sudah familiarkan dengan salah satu event paling megah yang diadakan di candi ini?

Visualisasi menakjubkan dari cerita legendaris Ramayana yang dipentaskan di panggung terbuka menjadi salah satu daya tarik paling kuat untuk menarik wisatawan berkunjung ke Candi Prambanan. Di candi yang merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Asia Tenggara ini, penonton diajak untuk menyaksikan pagelaran indah yang menyatukan ragam kesenian Jawa dalam satu panggung. Tari, drama hingga sajjian musik berpadu indah dalam harmoni dalam panggung tersebut. Mahakarya seni yang memukau dan sayang jika dilewatkan.

Pementasan Sendratari Ramayana di Candi Prambanan

Menjadi salah satu event yang membawa nama Candi Prambanan tersohor dikalangan wisatawan, Sendratari Ramayana membawakan cerita epos Ramayana yang serupa dengan cerita yang terpahan pada dinding candi ini.
Seperti yang banyak diketahui, cerita Ramayana pada pahatan candi ini mirip dengan cerita Ramayana dalam tradisi lisan di India. Keseluruhan cerita ini mengisahkan tentang pemain utama yaitu Rama, Shinta dan Rahwana. Jalan cerita yang panjang dan menegangkan ini di kemas dalam empat lakon atau babak.

TERKAIT:  6 Rekomendasi Museum Seni Budaya di Yogyakarta

Babak atau lakon pertama mengisahkan penculikan Shinta yang disusul dengan adegan kedua ketika misi Anoman ke Alengka. Kemudian, babak dilanjutkan dengan kisah tentang kematian Kumbakarna atau Rahwana hingga akhir cerita ketika pertemuan kembali antara Rama dan Shinta.

Durasi pagelaran yang megah ini kurang lebih berlangsung selama dua jam. Penonton akan dibawa hanyut dalam kisah yang dirangkai dalam gerak tari dan iringan musik gamelan. Pertunjukan ini akan menyihir penonton untuk larut dalam cerita yang dibawakan. Meskipun tak ada dialog yang mengiringi langkah para penari, sinden dengan cantik akan membawakan lagu-lagu bahasa Jawa yang semakin menjelaskan jalan cerita.

Pementasan Sendratari Ramayana di Candi Prambanan ini di pertunjukan di dua jenis panggung berbeda. Ada teater terbuka atau open theater dan ada juga teater tertutup atau Tri Murti. Untuk jadwal pementasan sendiri, dalam satu bulan biasanya terdapat kurang lebih sepuluh pementasan. Namun, jadwal pementasan tiap bulannya bisa berbeda tanggal. Jadi, bagi Anda yang ingin menyaksikan pementasan megah Sendratari Ramayana ini, Anda harus memastikan jadwal pementasan; baik untuk teater tertutup ataupun teater terbuka.

Sedangkan untuk harga tiket dibedakan berdasarkan level atau kelas tempat duduk. Untuk harga tiket teater terbuka, Special Class seharga IDR 250.000, First Class seharga IDR 175.000 dan Second Class seharga IDR 100.000. Bila Anda ingin harga tiket yang lebih terjangkau, Anda bisa memilih pementasan di teater terbuka yang harga tiketnya terbilang lebih terjangkau.

Jadi, jika Anda berkunjung ke Candi Prambanan, sempatkanlah barang sekali menjadi saksi megahnya pementasan Sendratari Ramayana ini. Dijamin liburan Anda di kota Yogyakarta akan lebih menyenangkan dan tak terlupakan.

TERKAIT:  Daftar Tempat Wisata di Jogja Untuk Keluarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *