Perkembangbiakan Vegetatif Tumbuhan Secara Alamiah

By Admin | pengetahuan

perkembangbiakan vegetatif tumbuhan secara alami

Perkembanganbiakan terjadi pada semua makhluk hidup baik itu manusia, hewan maupun tumbuhan. Pada tumbuhan sendiri perkembangbiakan terjadi secara alami dan juga buatan artinya perkembangbiakan dilakukan oleh bantuan manusia. Dan pada kesempatan kali ini akan kita bahas masalah perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan yang terjadi secara alamiah.

Perkembangbiakan Vegetatif Tumbuhan secara Alami

Perkembangbiakan vegetatif tumbuhan secara alamiah adalah perkembangbiakan tanpa melibatkan alat-alat perkawinan yang terjadi dengan sendirinya (tanpa bantuan dari manusia). Beberapa cara perkembangbiakan vegetatif secara alamiah adalah sebagai berikut:

1. Umbi Lapis

Jika kita menanam sebuah umbi bawang merah, maka akan tumbuh tunas baru. Selanjutnya, tunas tersebut berkembang dan akan menghasilkan umbi bawang baru. Perkembangbiakan seperti contoh di atas merupakan perkembangbiakan dengan umbi lapis. Umbi lapis merupakan batang di dalam tanah yang tertutup lapisan daun berdaging. Lapisan daun berdaging ini merupakan cadangan makanan. Batangnya sangat pendek dan buku-bukunya sangat rapat. Pada setiap buku tumbuhan daun. Oleh karena buku-bukunya sangat rapat, daunnya berimpit berlapis-lapis. Daun terluar mongering dan membentuk sisik. Daun tersebut melindungi daun di sebelah dalam yang tebal dan berdaging. Di sela-sela daun (ketiak daun) terdapat mata tunas yang  bilah tumbuh dapat membentuk umbi lapis baru. Umi lapis baru ini disebut siung.

Tumbuhan lain yang berkembang biak dengan umbi lapis misalnya bawang putih, bawang daun, dan bakung.

2. Rizom

Rizom atau rimpang adalah batang yang tumbuh mendatar di dalam tanah. Oleh karena itu, rizom mempunyai cirri yang sama dengan batang, yaitu berbuku-buku dan mempunyai tunas.

Rizom sering kali membesar dan merupakan tempat penyimpanan cadangan makanan. Pangkal daun tua membentuk sisik daun melingkar di sekeliling buku-buku rizom. Pada buku-buku rizom terdapat kuncup yang dapat berkembang menjadi tunas. Tunas tersebut tumbuh tegak menjadi tanaman baru di atas tanah. Tanaman baru tetap bergabung dengan induknya sehingga membentuk rumpun. Sepotong kecil rizom dapat menghasilkan tanaman baru asalkan mempunyai kuncup.

Contoh tumbuhan yang  berkembang biak dengan rizom atau rimpang adalah jahe, kencur, lengkuas, temulawak, kunyit, kasintu (sanseviera), dan alang-alang.

3. Umbi batang

Umbi batang adalah batang yang rumbuh di dalam tanah dan di gunakan untuk menyimpan cadangan makanan sehingga membentuk umbi.

Umbi batang berasal dari batang sehingga mempunyai mata tunas yang dapat tumbuh membentuk individu baru. Contoh tanaman yang berkembang biak dengan umbi batang adalah  kentang dan ubi jalar. Bila kentang ditanam, maka dari kentang tersebut akan tumbuh tunas-tunas sebagai calon individu baru.

4. Umbi akar

Umbi akar adalah akar tumbuhan yang digunakan untuk menyimpan cadangan makanan. Berbeda dengan umbi batang, umbi akar tidak berbuku- buku, tidak berdaun sisik, dan tidak mempunyai mata tunas. Contoh umbi akar antara lain ketela pohon dan bengkuang. Kedua contoh umbi tersebut tidak dapat digunakan untuk berkembang biak. Umbi akar yang bagaimanakah yang dapat digunakan untuk berkembang biak?


Pada pangkal umbi akar dahlia terdapat bagian batang. Tunas baru tumbuh dari bagian batang tersebut.  Jadi, umbi akar yang memiliki bagian batang dapat digunakan untuk berkembang biak. Umbi akar pada singkong dan bengkuang tidak memiliki bagian batang sehingga umbi tersebut tidak dapat digunakan untuk berkembang biak.

5. Geragih

Geragih adalah batang yang tumbuh mendatar di atas tanah. Pada setiap buku tersebut terdapat mata tunas yang dapat tumbuh menjadi individu baru dengan membentuk akar dan tunas. Walaupun tetap berhubungan dengan tanaman induknya, tanaman baru tidak tergantung pada tanaman induk. Tanaman baru tersebut dapat dipisahkan dari induknya dan tumbuh menjadi individu baru. Tumbuhan yang berkembang biak menggunakan geragih antara lain arbei, pegagan, dan rumput teki.

6. Tunas

Pisang dan tebu berkembang biak dengan tunas. Tunas tersebut berasal dari tunas ketiak bagian tumbuhan di dalam tanah. Tunas tersebut tumbuh menjadi tumbuhan baru tidak jauh dari tumbuhan induknya sehingga membentuk rumpun.

7. Tunas adventif

Lazimnya, tunas tumbuh di ujung batang atau ketiak daun. Pada beberapa jenis tumbuhan, tunas dapat tumbuh pada akar atau tepi daun. Tunas yang tidak tumbuh pada ujung batang atau ketiak daun disebut tunas liar atau tunas adventif. Tunas advetif yang dipisahkan dari induknya dapat tumbuh membentuk individu baru.

Contoh tumbuhan yang dapat berkembang biak dengan tunas adventif pada daun adalah cocor bebek. Tunas cocor bebek tumbuh di sepanjang tepi daun. Tunas tersebut dapat membentuk daun dan akar sehingga seperti tumbuhan kecil yang menempel pada daun cocor bebek. Tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas adventif pada akar antara lain kersen, samara, sukun, dan kesemek. Di sekitar pohon cerama sering dijumpai tunas cemara. Tunas cemara tersebut merupakan tunas adventif yang tumbuh pada akar cemara.

tags: , , , , , , ,

Related Pos :