Pengertian Kesehatan Mental Menurut Para Ahli

By Admin | pengertian

pengertian kesehatan mental menurut para ahli

Pengertian kesehatan mental ada banyak, terutama definisi dan pengertian menurut para ahli mengenai kesehatan mental seperti Zakiyah Daradjat, Masthafa Fahmi, Marie Yahoda dan lain-lain. Pada pokok bahasan kali ini Altundo.com akan membahasnya untuk rekan pembaca semua, terutama bagi mahasiswa yang sedang belajar psikologi Agama.

Berikut beberapa definisi dan pengertian kesehatan mental secara umum dan menurut para ahli dibidangnya.

1. Menurut zakiya Daradjat (1983) kesehatan mental adalah terwujudnya keharmonisan yang sungguh-sungguh antara fungsi-fungsi jiwa serta mempunyai kesanggupan untuk menghadapi problem-problem biasa yang terjadi dan merasakan secara positif kebahagiaan dan kemampuan dirinya.

2. Menurut Musthafa Fahmi (1977) ada dua pengertian kesehatan mental (jiwa) yaitu:

a. Kesehatan jiwa sebagai bebas dari gejala-gejala penyakit jiwa dan gangguan jiwa.

b. Kesehatan jiwa sebagai kemampuan orang untuk menyesuaikan diri dirinya sendiri dan dengan masyarakat lingkungannya.

3. Sedangkan Marie Yahoda mengemukakan bahwa pengertian kesehatan mental tidak hanya terbatas pada absesnya seseorang dari gangguan dan penyakit jiwa, namun orang tersebut harus memiliki sifat atau karakteristik kepribadian sebagai berikut:

a. Memiliki sikap kepribadian terhadap diri sendiri dalam arti mengenal dirinya dengan sebaik-baiknya.

b. Memiliki pertumbuhan, perkembangan dan perwujudan diri.

c. Memiliki integrasi diri yang meliputi keseimbangan jiwa, kesatuan pandangan dan tahan terhadap tekanan-tekanan kejiwaan yang terjadi.


d. Monotomi diri yang mencakup unsur-unsur pengatur kelakukan dari dalam ataupun kelakuan-kelakuan bebas.

e. Memiliki persepsi mengenai realitas, bebas dari penyimpangan kebutuhan dan penciptaan empati serta kepekaan sosial.

f. Memiliki kemampuan untuk menguasai lingkungan dan berintegrasi dengannya.

4. Sementara Definisi kesehatan mental Menurut Dr. Jalaluddin dalam bukunya “Psikologi Agama” adalah suatu kondisi batin yang senantiasa berada dalam keadaan tenang, aman dan tentram, dan upaya untuk menemukan ketenangan batin dapat dilakukan antara lain melalui penyesuaian diri secara resignasi (penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan)”.

Definisi kesehatan mental lainnya yaitu:

5. Kesehatan Mental adalah terhindarnya orang dari gejala-gejala gangguan jiwa (neurose) dan dari gejala-gejala penyakit jiwa (psychose).

6. Kesehatan mental adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan diri sendiri dengan orang lain dan masyarakat serta lingkungan dimana ia hidup.

7. Pengetahuan dan perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan dan memanfaatkan segala potensi, bakat dan pembawaan yang ada semaksimal mungkin sehingga membawa kepada kebahagiaan diri dan orang lain serta terhindar dari gangguan-gangguan dan penyakit jiwa.

8. Menurut paham ilmu kedokteran, kesehatan mental didefinisikan sebagai suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosional yang optimal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dengan keadaan orang lain.

Dari pengertian-pengertian tentang kesehatan mental di atas dapat dilihat beberapa point penting, di mana seseorang yang sehat mentalnya akan selalu memiliki jiwa yang tenang, jauh dari rasa iri dan dengki sehingga dapat diterima dimana saja serta dapat menyesuaikan diri dengan masyarakat dilingkungan tempat ia berada. Oleh karena itu kesehatan mental memiliki kaitan yang erat dengan penyesuaian diri.

Dapat dikatakan kehidupan manusia selalu dilingkupi oleh usaha-usaha penyesuaian diri, baik terhadap lingkungan fisik maupun lingkungan sosial. Mampu tidaknya sesorang dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan akan sangat menentukan terhadap mental subjek tersebut. Kegagalan dalam penyesuaian diri akan menyisakan problem dan membuat orang tersebut merasa tidak puas dan terganggu yang apabila keadaan tersebut berlanjut dalam waktu yang lama dapat membahayakan kesehatan mental subjek dimaksud. Penyesuaian diri merupakan proses yang terus-menerus, dimana interaksi dengan lingkungan memaksa individu untuk melakukan penyesuaian dimaksud. Dapat dikatakan penyesuan diri adalah kebutuhan.

Itulah beberapa pengertian kesehatan mental menurut para ahli serta kaitan penyesuaian diri dengan kesehatan mental. Semoga apa yang telah Altundo.com tuliskan bisa bermanfaat dan menambah wawasan pengetahuan kita semua. Terima kasih.
Sumber: Psikologi Agama karangan Dr. Salmaini Yeli, M.Ag tahun 2012 penerbit; Zanafa publishing

tags: , ,

Related Pos :